Sebuah posting gambar-gambar yang beredar di internet memperlihatkan, nampaknya Research In Motion (RIM) serius untuk melempar layanan instant messaging eksklusif di BlackBerry ke Android.
Techradar mem-posting gambar-gambar dan mereka juga mengklaim ada salah seorang karyawan RIM yang tidak disebutkan namanya mangatakan tidak salah lagi BlackBerry Messenger akan bisa berjalan di Android.
Seperti diketahui BlackBerry Messenger atau yang dikenal sebagai BBM, adalah instant messaging platform yang dikhususkan untuk BlackBerry saja.
Tapi sekarang, ada rumor bahwa RIM akan membawa BBM untuk sistem operasi mobile lainnya, yakni Android untuk pertama kalinya. Ini adalah langkah lain dalam penerimaan RIM yang tidak bisa lagi bertahan memegang aplikasi instant mesagingnya secara eksklusif di platform miliknya sendiri.
Nokia juga mengalami nasib serupa dengan RIM. Di mana sistem operasi Symbian yang hanya dimiliki Nokia dengan cepat tergerus setelah iPhone dan Android memasuki pasar smartphone. Rasanya itu merupakan kegagalan yang besar, sehingga sulit bertindak untuk bersaing dengan perubahan lingkungan dan sekarang pelanggan Nokia sulit menemukan ponsel Nokia di setiap toko yang ada di Amerika Serikat.
Seperti diketahui Nokia memutuskan kerjasamanya dengan Microsoft untuk membawa Windows Phone 7 sebagai handset masa depan.
Nampaknya, RIM harus melakukan kerjasama dengan mitra yang saat ini sedang digandrungi di pasar smartphone agar tidak mengalami hal yang serupa dengan Nokia. Mitra yang paling mungkin bekerjasama dengan RIM ialah Google dan Android.
Belakangan ini kita semakin merasakan perkembangan teknologi yang semakin berkembang, kita bisa melihat ada banyak perangkat yang modern. Banyak teknologi kini yang mempengaruhi gaya hidup kita seperti Smartphone misalnya.
Smartphone merupakan ponsel pintar seperti misalnya Smart TV. Kebutuhan akan ponsel pintar membuat perusahaan ponsel menciptakan smartphone ini. Berbagai jenis produk smartphone seperti Apple, HTC, LG, Motorola dan sebagainya. Apple saat ini merupakan produsen smartphone yang terbesar. Sayangnya kini sebagian besar dari smartphone menggunakan Android.
Kini Android mulai menebar sukses di bidang ponsel, namun kabarnya Android menyebabkan masalah untuk Google dan vendornya, yakni Apple dan Microsoft. Masalah tersebut adalah masalah tentang mengklaim hak paten dari Nortel.
Hak paten perusahaan nirkabel Nortel diperebutkan oleh beberapa perusahaan besar, seperti Apple, Microsoft, RIM BlackBerry dan juga Google. Namun harga lelang hak paten Nortel ini lebih besar dari yang ditawarkan oleh Google. Sehingga Google gagal mendapatkan hak paten Nortel.
Walaupun gagal memperoleh hak paten Nortel tersebut, Google tetap berencana meningkatkan portofolio paten. Salah satu cara yang menjadi rencana Google adalah dengan membeli perusahaan chip nirkabel Amerika Serikat, yakni Interdigital. Saat ini Interdigital memiliki nilai pasar 3,11 miliar dollar AS.
BlackBerry telah meluncurkan aplikasi terbarunya untuk mempermudah para penggunanya ber-Twitter ria. Melalui Research In Motion Limited (RIM), vendor resmi BlackBerry mengeluarkan aplikasi bernama Twitterfor BlackBerry smartphones versi 2.0.0.11. Terhitung kemarin, para pengguna BlackBerry dapat mengoperasikan Twitter secara gratis dengan aplikasi official ini.
Sebelumnya, Blackberry juga telah mengeluarkan produk serupa dari vendor lain, yaitu Twit Pro for Twitter, Tweeker for Twitter, dan TweetGenius. Aplikasi ini bekerja pada browser BlackBerry dan kamera, sehingga Anda dapat mem-posting link atau mengunggah foto terbaru Anda langung ke Twitter.
Seperti halnya ber-Twitter di komputer, aplikasi itu juga memudahkan Anda untuk menemukan dan mem-follow akun orang lain, mengikuti topik terhangat, dan me-retweet. Anda dapat mengunduhnya langsung di appworld.blackberry.com.
Jadi bagi Anda para pengguna Twitter, selamat menikmati layanan gratis ini… ^_^
Selain TV 3D milik LG, perangkat eletronik lain, yaitu BlackBery. Research In Motion (RIM) serius menggarap konten lokal dengan menggandeng para pengembang di Tanah Air. Hal tersebut ditandai salah satunya dengan pelaksanaan Blackberry Developer Day 2011 yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung, Selasa (24/5/2011). Johan Kremer, Head of Alliances Southeast Asia RIM, dan Sarim Azis, Senior Applications Development hadir sebagai pembicara. Acara ini juga dihadiri para pengembang aplikasi lokal dan mahasiswa hingga pelajar sebagai peserta.
Johan menjelaskan, Indonesia merupakan pangsa pasar yang potensial, baik untuk penjualan unit Blackberry, maupun pengunduhan aplikasi. Saat ini terdapat 35 juta pengunduh aplikasi dalam App World dan berlangsung 2 juta pengunduhan setiap hari. Dia mengungkapkan, pengunduh aplikasi di Indonesia lebih menyukai yang gratis daripada berbayar.
"Aplikasi gratis adalah kesempatan berharga untuk memperkenalkan sebuah pengembang aplikasi kepada calon konsumen potensial. Peluang itu datang bila aplikasi kita banyak diunduh," ujar Johan.
Salah satu faktor pendorong penjualan Blackberry di Indonesia adalah fitur percakapan melalui Blackberry Messenger dan aplikasi dengan konten lokal. Para pengguna lebih memilih untuk mengunduh aplikasi yang berbahasa Indonesia dibandingkan aplikasi berbahasa Inggris. Faktor tampilan juga disinggung Johan sebagai pertimbangan utama dalam memilih aplikasi.
Menurut data RIM, saat ini terdapat lebih dari 357.000 pengembang aplikasi yang mengunggah karya mereka di App World.
Aplikasi sebagai promosi
Oon Arfiandi, Chief of Technology 7 Langit, menuturkan bahwa pihaknya membuat aplikasi melalui skema kerja sama dengan perusahaan yang ingin berpromosi. Dengan kata lain, aplikasi tersebut bisa diunduh secara gratis, tetapi sebetulnya perusahaan yang menanggung biayanya.
"Yang paling utama adalah membuat aplikasi yang bisa berintegrasi dengan kemampuan Blackberry, tetapi sekaligus memiliki tampilan yang menarik," kata Oon.
Dia melanjutkan, 7 Langit bekerja sama, baik dengan penyelenggara pergelaran musik, seperti Java Jazz, maupun merek terkemuka seperti Mercedes Benz. Aplikasi yang tujuannya mempromosikan sebuah merek tidak selalu harus berisi info produk. Ini tinggal tergantung kreativitas dari para pengembang aplikasi.
Calvin Kizana dari Elasitas mengungkapkan bahwa para pengunduh aplikasi sangat menggemari layanan berbasis lokasi sehingga aplikasi permainan yang mengandalkan fitur itu lebih banyak diunduh.
Peluang aplikasi tablet
Acara tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan BlackBerry PlayBook, tablet terbaru buatan RIM. Momen peluncuran komputer tablet tersebut akan dijadikan ajang mengumpulkan pembuat aplikasi yang bisa menghadirkan konten lokal yang bisa diangkat ke ranah internasional. Salah satu hal yang ditawarkan kepada para pengembang adalah potensi pengunduh aplikasi yang bisa mencapai lebih dari 55 juta pengguna Blackberry di seluruh dunia.
Spesifikasi BlackBerry Playbook mendukung berbagai platform, seperti Java dan C++, serta yang berbasis open source, seperti WebWorks. Salah satu keunggulannya dibandingkan komputer tablet dari produsen lain adalah mampu menjalankan script Flash secara native atau dijalankan melalui perangkat tablet secara langsung, tidak diemulasikan menggunakan proses lain.