Showing posts with label RIM. Show all posts
Showing posts with label RIM. Show all posts

Thursday, October 6, 2011

Alasan BBM Diadopsi ke Android

Sebuah posting gambar-gambar yang beredar di internet memperlihatkan, nampaknya Research In Motion (RIM) serius untuk melempar layanan instant messaging eksklusif di BlackBerry ke Android.

Techradar mem-posting gambar-gambar dan mereka juga mengklaim ada salah seorang karyawan RIM yang tidak disebutkan namanya mangatakan tidak salah lagi BlackBerry Messenger akan bisa berjalan di Android.

Seperti diketahui BlackBerry Messenger atau yang dikenal sebagai BBM, adalah instant messaging platform yang dikhususkan untuk BlackBerry saja.

Tapi sekarang, ada rumor bahwa RIM akan membawa BBM untuk sistem operasi mobile lainnya, yakni Android untuk pertama kalinya. Ini adalah langkah lain dalam penerimaan RIM yang tidak bisa lagi bertahan memegang aplikasi instant mesagingnya secara eksklusif di platform miliknya sendiri.

Nokia juga mengalami nasib serupa dengan RIM. Di mana sistem operasi Symbian yang hanya dimiliki Nokia dengan cepat tergerus setelah iPhone dan Android memasuki pasar smartphone. Rasanya itu merupakan kegagalan yang besar, sehingga sulit bertindak untuk bersaing dengan perubahan lingkungan dan sekarang pelanggan Nokia sulit menemukan ponsel Nokia di setiap toko yang ada di Amerika Serikat.

Seperti diketahui Nokia memutuskan kerjasamanya dengan Microsoft untuk membawa Windows Phone 7 sebagai handset masa depan.

Nampaknya, RIM harus melakukan kerjasama dengan mitra yang saat ini sedang digandrungi di pasar smartphone agar tidak mengalami hal yang serupa dengan Nokia. Mitra yang paling mungkin bekerjasama dengan RIM ialah Google dan Android.

Wednesday, August 3, 2011

Masalah Google Berkaitan dengan Kesuksesan Android













Belakangan ini kita semakin merasakan perkembangan teknologi
yang semakin berkembang, kita bisa melihat ada banyak perangkat yang modern.
Banyak teknologi kini yang mempengaruhi gaya hidup kita seperti Smartphone
misalnya.





Smartphone merupakan ponsel pintar seperti misalnya Smart
TV. Kebutuhan akan ponsel pintar membuat perusahaan ponsel menciptakan
smartphone ini. Berbagai jenis produk smartphone seperti Apple, HTC, LG,
Motorola dan sebagainya. Apple saat ini merupakan produsen smartphone yang
terbesar. Sayangnya kini sebagian besar dari smartphone menggunakan Android.







Kini Android mulai menebar sukses di bidang ponsel, namun
kabarnya Android menyebabkan masalah untuk Google dan vendornya, yakni Apple
dan Microsoft. Masalah tersebut adalah masalah tentang mengklaim hak paten dari
Nortel.










Hak paten perusahaan nirkabel Nortel diperebutkan oleh
beberapa perusahaan besar, seperti Apple, Microsoft, RIM BlackBerry dan juga
Google. Namun harga lelang hak paten Nortel ini lebih besar dari yang
ditawarkan oleh Google. Sehingga Google gagal mendapatkan hak paten Nortel.










Walaupun gagal memperoleh hak paten Nortel tersebut,
Google tetap berencana meningkatkan portofolio paten. Salah satu cara yang
menjadi rencana Google adalah dengan membeli perusahaan chip nirkabel Amerika
Serikat, yakni Interdigital. Saat ini Interdigital memiliki nilai pasar 3,11
miliar dollar AS.









Friday, May 27, 2011

Blackberry Luncurkan Aplikasi Gratis Untuk Twitter











BlackBerry telah meluncurkan aplikasi terbarunya untuk
mempermudah para penggunanya ber-Twitter ria. Melalui Research In Motion
Limited (RIM), vendor resmi BlackBerry mengeluarkan aplikasi bernama Twitterfor BlackBerry smartphones versi 2.0.0.11. Terhitung kemarin, para pengguna BlackBerry dapat mengoperasikan Twitter secara gratis dengan aplikasi official
ini.









Sebelumnya, Blackberry juga telah mengeluarkan produk
serupa dari vendor lain, yaitu Twit Pro for Twitter, Tweeker for Twitter, dan
TweetGenius. Aplikasi ini bekerja pada browser BlackBerry dan kamera, sehingga
Anda dapat mem-posting link atau mengunggah foto terbaru Anda langung ke
Twitter.







Seperti halnya ber-Twitter di komputer, aplikasi itu juga
memudahkan Anda untuk menemukan dan mem-follow akun orang lain, mengikuti topik
terhangat, dan me-retweet. Anda dapat mengunduhnya langsung di
appworld.blackberry.com.





Jadi bagi Anda para pengguna Twitter, selamat menikmati
layanan gratis ini… ^_^












Gambar : google.com

Wednesday, May 25, 2011

Teknologi tentang Konten Lokal Blackberry











Gadget kini mengalami banyak perkembangan dalam berbagai
perangkat elektronik, misalnya seperti handphone atau ponsel, TV 3D, dan
lainnya.







Untuk TV 3D, kini sudah ada teknologi terbaru, yaitu FPR 3D. TV 3D yang menggunakan FPR 3D adalah CINEMA 3D milik LG. CINEMA 3D ini dinobatkan
sebagai THE NEXT GENERATION 3D TV. Julukan THE NEXT GENERATION 3D TV ini
diberikan kepada CINEMA 3D karena CINEMA 3D milik LG merupakan TV 3D pertama
yang menggunakan teknologi FPR 3D.










Selain TV 3D milik LG, perangkat eletronik lain, yaitu BlackBery. Research
In Motion (RIM) serius menggarap konten lokal dengan menggandeng para
pengembang di Tanah Air. Hal tersebut ditandai salah satunya dengan pelaksanaan
Blackberry Developer Day 2011 yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung,
Selasa (24/5/2011). Johan Kremer, Head of Alliances Southeast Asia RIM, dan
Sarim Azis, Senior Applications Development hadir sebagai pembicara. Acara ini
juga dihadiri para pengembang aplikasi lokal dan mahasiswa hingga pelajar
sebagai peserta.







Johan menjelaskan, Indonesia merupakan pangsa pasar yang
potensial, baik untuk penjualan unit Blackberry, maupun pengunduhan aplikasi.
Saat ini terdapat 35 juta pengunduh aplikasi dalam App World dan berlangsung 2
juta pengunduhan setiap hari. Dia mengungkapkan, pengunduh aplikasi di
Indonesia lebih menyukai yang gratis daripada berbayar.








"Aplikasi gratis adalah kesempatan berharga untuk
memperkenalkan sebuah pengembang aplikasi kepada calon konsumen potensial.
Peluang itu datang bila aplikasi kita banyak diunduh," ujar Johan.





Salah satu faktor pendorong penjualan Blackberry di
Indonesia adalah fitur percakapan melalui Blackberry Messenger dan aplikasi
dengan konten lokal. Para pengguna lebih memilih untuk mengunduh aplikasi yang
berbahasa Indonesia dibandingkan aplikasi berbahasa Inggris. Faktor tampilan
juga disinggung Johan sebagai pertimbangan utama dalam memilih aplikasi.





Menurut data RIM, saat ini terdapat lebih dari 357.000
pengembang aplikasi yang mengunggah karya mereka di App World.










Aplikasi sebagai promosi


Oon Arfiandi, Chief of Technology 7 Langit, menuturkan
bahwa pihaknya membuat aplikasi melalui skema kerja sama dengan perusahaan yang
ingin berpromosi. Dengan kata lain, aplikasi tersebut bisa diunduh secara
gratis, tetapi sebetulnya perusahaan yang menanggung biayanya.





"Yang paling utama adalah membuat aplikasi yang bisa
berintegrasi dengan kemampuan Blackberry, tetapi sekaligus memiliki tampilan
yang menarik," kata Oon.





Dia melanjutkan, 7 Langit bekerja sama, baik dengan
penyelenggara pergelaran musik, seperti Java Jazz, maupun merek terkemuka
seperti Mercedes Benz. Aplikasi yang tujuannya mempromosikan sebuah merek tidak
selalu harus berisi info produk. Ini tinggal tergantung kreativitas dari para
pengembang aplikasi.





Calvin Kizana dari Elasitas mengungkapkan bahwa para
pengunduh aplikasi sangat menggemari layanan berbasis lokasi sehingga aplikasi
permainan yang mengandalkan fitur itu lebih banyak diunduh.











Peluang aplikasi tablet


Acara tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan
BlackBerry PlayBook, tablet terbaru buatan RIM. Momen peluncuran komputer
tablet tersebut akan dijadikan ajang mengumpulkan pembuat aplikasi yang bisa
menghadirkan konten lokal yang bisa diangkat ke ranah internasional. Salah satu
hal yang ditawarkan kepada para pengembang adalah potensi pengunduh aplikasi
yang bisa mencapai lebih dari 55 juta pengguna Blackberry di seluruh dunia.





Spesifikasi BlackBerry Playbook mendukung berbagai
platform, seperti Java dan C++, serta yang berbasis open source, seperti
WebWorks. Salah satu keunggulannya dibandingkan komputer tablet dari produsen
lain adalah mampu menjalankan script Flash secara native atau dijalankan
melalui perangkat tablet secara langsung, tidak diemulasikan menggunakan proses
lain.









Gambar : google.com